Kamis, 08 November 2012

jakarta fashion week 2013

Jakarta - Ajang tahunan bergengsi dunia mode Indonesia akan kembali digelar. Jakarta Fashion Week (JFW) 2012/2013 bakal berkibar kembali pada tanggal 3-9 Nopember 2012 mendatang, di Pacific Place SCBD, Jakarta.

JFW sukses mengorbitkan desainer dan industri mode Tanah Air dalam sorotan dunia. Ajang ini, kembali mengukuhkan eksistensinya sebagai platform utama untuk mode Indonesia. Ini, merupakan perhelatan pekan mode paling berpengaruh dan terbesar di Indonesia dan dipastikan akan menjadi pekan mode penuh gaya yang sesungguhnya.

JFW 2011 lalu, telah menorehkan catatan penting dalam sejarah perkembangan industri mode Indonesia. Media-media lokal dan internasional memberi apresiasi tinggi kepada karya-karya terbaik para desainer Indonesia.

Sejak 12 November 2011 (hari pertama JFW 2011), lebih dari 25 ribu foto dari panggung JFW telah diunduh oleh para jurnalis dari seluruh dunia. Angka ini meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Termasuk dalam jajaran negara-negara yang mempublikasikan JFW 2012 adalah Spanyol, Italia, Amerika Serikat, Brazil, Belanda, Kanada, Jerman, dan Saudi Arabia.

Kesuksesan ini juga membuktikan bahwa Indonesia sudah mulai masuk dalam percaturan industri fashion dunia. Para desainer lokal yang kreatif dan pasar dalam negeri yang dinamis ternyata juga mampu mengantisipasi tren dunia.

Untuk itulah, JFW juga membuktikan komitmen besar dalam mengembangkan industri fashion Indonesia melalui kerjasama dengan Istituto Marangoni, sebuah lembaga yang merupakan institusi pendidikan berpengaruh dalam industri fashion dunia.

Dan, Istituto Marangoni telah mengutus Fabio Ciquera untuk berbagi dengan para desainer dan profesional mode Indonesia dalam workshop From Ready To Wear To Luxury Industry in Asia.

Fabio adalah pengajar Luxury Brand Management & Strategies di Istituto Marangoni sejak 2010. Sebelumnya, ia telah mengembangkan karirnya di berbagai perusahaan fashion ternama, seperti Gian Franco Ferrè, Holland&Holland dan Zilli.

Selama dua hari, tanggal 11-12 April 2012, Fabio membahas pasar busana siap pakai dan strategi yang kerap dipakai di rumah mode mewah di Eropa. Ia juga akan mengupas strategi bagaimana merk-merk baru memanfaatkan teknologi untuk kesuksesan bisnis mereka.

Bagi Indonesia yang memiliki jumlah pengguna sosial media sangat besar dan transaksi bisnis secara online terus meningkat, jurus-jurus tersebut tentu sangat penting.

"Workshop ini mudah-mudahan bisa menginspirasi para desainer Indonesia dalam mengembangkan bisnisnya dan tidak ragu menembus pasar dunia yang sangat terbuka," ujar Direktur JFW, Lenni Tedja, Kamis (12/4), di Kantor Kementrian Perdagangan RI, Jakarta

JFW sebagai platform utama mode Indonesia juga tak hanya berhenti di workshop dan pagelaran pesta mode di bulan Nopember nanti. Jalinan kerjasama dengan berbagai pihak di dalam dan luar negeri disini bisa mengangkat karya-karya para desainer Indonesia, agar semakin dikenal di pasar Internasional.

Lenni menambahkan, JFW tahun ini juga akan memberangkatkan Albert Yanuar untuk mengikuti kursus selama tiga bulan di Istituto Marangoni, Italia. Albert adalah pemenang LPM (Lomba Perancang Mode) Entepreneur Award tahun lalu. Lomba ini merupakan ajang kompetisi para alumni LPM yang digelar bersamaan dengan penyelenggaraan JFW tahun lalu. Tahun ini, acara tersebut akan kembali diselenggarakan.


Oleh: Fahrul Anwar - Editor: Ary Nugraheni

sebelumnya saya minta maaf untuk tugas "tulisan" saya bingung untuk menceritakan apa. jadi mengkopi sebuah berita di salah satu media massa yang bersumber dari sini 

sumber : http://www.centroone.com/event/2012/04/1ar/jakarta-fashion-week-2012-2013-siap-digelar/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar